Kenapa orang justru tidak percaya kepada polisi, ketika mereka menangkap anggotanya yang kedapatan mendapatkan narkoba? Seolah semua polisi menjadi busuk. Lupakah bahwa mereka yang menangkap juga polisi?
Ini sama saja ketika menuduh semua lelaki suka selingkuh, padahal mereka berselingkuh dengan wanita jua.
...
Terkadang mata kita terlalu peka memandang keburukan.
Rabu, 14 Maret 2012
Sabtu, 10 Maret 2012
Perjuangan
Saya banyak bertemu orang-orang yang setiddaknya mengaku bahwa mereka siap mati untuk Tuhan mereka. Mati syahid demi membela Tuhan mereka masing-masing.
Namun berapa banyak orang yang bisa kutemukan, yang berani hidup untuk Tuhan mereka? Bertindak untuk menegakkan perintah Tuhan mereka?
Atau mungkin manusia terlalu oportunis. Hidup senang di jalan setan menikmati surga dunia, mati di jalan Tuhan menikmati surga yang sesunggunya. Pun demikiankah?
Karena hidup adalah perjuangan yang sesungguhnya.
Namun berapa banyak orang yang bisa kutemukan, yang berani hidup untuk Tuhan mereka? Bertindak untuk menegakkan perintah Tuhan mereka?
Atau mungkin manusia terlalu oportunis. Hidup senang di jalan setan menikmati surga dunia, mati di jalan Tuhan menikmati surga yang sesunggunya. Pun demikiankah?
Karena hidup adalah perjuangan yang sesungguhnya.
Say, "Indeed, my prayer, my rites of sacrifice, my living and my dying are for Allah , Lord of the worlds. (6:162)
![]() |
| life (dholl.deviantart.com) |
Labels:
renungan
Jumat, 09 Maret 2012
Kacamata #2
Kau tahu? Tidak ada orang yang pernah tahu seperti apa dunia sebenarnya. Sejak kecil kita telah dipakaikan kacamata untuk memandang dunia. Kacamata agama, kacamata budaya, kacamata idealisme, kacamata politis, dan kacamata-kacamata lain.
Dunia telah diburamkan oleh kacamata kita, dan semua yang kita lihat dipandang sebagai kebenaran. Maka demikian, kebenaran kita diburamkan oleh kacamata kita. Meski semua yakin bahwa kacamata kita lah yang terjernih.
Disinilah lahir keyakinan. Kepercayaan akan dunia yang ada di balik lensa buram kacamata, dunia yang sesungguhnya.
Aku sungguh tidak tahu tentang kacamatamu, pun tentang panorama yang kau tangkap dengan kedua bola matamu. Tapi bagiku, dunia yang sesungguhnya, yang aku yakini, adalah dunia dengan penuh cahaya. Meski mataku tak sanggup menahan semua cahaya itu saat ini, maka lensa buram kugunakan agar lebih teduh.
Dan aku adalah orang Islam, yang hidup dengan dan di dalam budaya Jawa. Bukan sebaliknya.
Dunia telah diburamkan oleh kacamata kita, dan semua yang kita lihat dipandang sebagai kebenaran. Maka demikian, kebenaran kita diburamkan oleh kacamata kita. Meski semua yakin bahwa kacamata kita lah yang terjernih.
Disinilah lahir keyakinan. Kepercayaan akan dunia yang ada di balik lensa buram kacamata, dunia yang sesungguhnya.
Aku sungguh tidak tahu tentang kacamatamu, pun tentang panorama yang kau tangkap dengan kedua bola matamu. Tapi bagiku, dunia yang sesungguhnya, yang aku yakini, adalah dunia dengan penuh cahaya. Meski mataku tak sanggup menahan semua cahaya itu saat ini, maka lensa buram kugunakan agar lebih teduh.
Dan aku adalah orang Islam, yang hidup dengan dan di dalam budaya Jawa. Bukan sebaliknya.
Kulo nyekseni menawi mboten enten Tuhan kajaba Gusti Allah SWT, lan kulo nyekseni Muhammad iku Rasul utusanipun Gusti Allah SWT
![]() |
| Allah (saesm.deviantart.com) |
Minggu, 26 Februari 2012
Siapa Bodoh
Di Indonesia, anda dapat menemukan orang yang sangat pintar di segala hal. Di sisi lain anda temukan juga orang yang sangat bodoh di segala hal. Aku tidak yakin apakah Tuhan menciptakan orang-orang yang luar biasa semacam itu, ataukah sistem kita yang terlalu bodoh dalam menilai.
![]() |
| fool (archamtIlnaad.deviantart.com) |
Labels:
renungan
Jumat, 24 Februari 2012
Matilah Kemanusiaan
Dan dunia menjadi lebih sederhana: uang. Tidak ada kata lain yang lebih menjelaskan segala sesuatu yang mungkin terjadi. Tidak ada lagi dongeng indah kisah kesatria yang mengorbankan dirinya demi orang lain. Yang ada hanyalah pengecut yang menjaga kemeja rapinya agar tidak pernah kusut.
Ketika pengabdian dianggap sebagai kebodohan. Ketika kemanusiaan dijadikan satu dengan agama dan dikurung dalam pengtetahuan. Ketika manusia melihat dengan terlalu nyata apa adanya.
Konon, kita bekerja untuk mempertahankan hidup. Namun ketika hidup telah tidak lagi berarti apapun lantas apa yang seharusnya terjadi? Mati.
Ketika pengabdian dianggap sebagai kebodohan. Ketika kemanusiaan dijadikan satu dengan agama dan dikurung dalam pengtetahuan. Ketika manusia melihat dengan terlalu nyata apa adanya.
Konon, kita bekerja untuk mempertahankan hidup. Namun ketika hidup telah tidak lagi berarti apapun lantas apa yang seharusnya terjadi? Mati.
![]() |
| humanity (vuelonocturno.deviantart.com) |
Kamis, 16 Februari 2012
Malas
Twitter seringkali membuat saya menulis di blog, karena lebih simpel.
Labels:
nyampah
Minggu, 12 Februari 2012
Saya Suka Hujan
Tik...tik...tik..bunyi hujan di atas genting. Airnya turun tidak terkira. Cobalah tengok daun dan ranting. Pohon dan kebun basah semua. (Hujan - Ibu Sud)Saya suka hujan. Aroma yang tercium ketika tetes pertama menyentuh bumi seolah menghapuskan dahaga setelah seharian terpapar pancaran cahaya menyilaukan. Aroma kesegaran merasuk sel-sel dalam tubuh. Memberikan semangat dan perasaan menenangkan. Seolah benar apa kata pepatah, panas setahun dihapus hujan sehari.
Saya suka hujan. Suara bergemuruh di atap rumah menemani kesunyian dalam hati. Seolah menunjukkan bahwa kita tidak sendirian di dunia ini. Kita tidak sendiri dalam menghadapai segala masalah yang ada. Bahwa selalu ada orang lain yang menemanimu di dunia ini.
Saya suka hujan. Hawa dingin yang menggigit merasuk kalbu, membuat kita bersyukur akan kehangatan. Syukur, kata yang sering teringat setalah kita kehilangan sesuatu. Kata yang sering terlupa ketika kita memiliki apa yang kita inginkan. Seolah Ying dan Yang, rasa dingin dan kehangatan merupakan pasangan yang memberikan kenyamanan.
Saya suka hujan. Tetes-tetes air yang menerpa bagian terluar tubuh. Menyejukkan raga yang selama ini terlalu lama bekerja, menentramkan batin. Membasahi jiwa yang selama ini terlalu kering akibat huru-hara duniawi. Mendekatkan diri pada alam, membasuh kehampaan.
Saya suka hujan.
![]() |
| Sang Anak Hujan (missnajm.deviantart.com) |
Langganan:
Entri (Atom)




