Rabu, 27 April 2011

Kartini

Dua puluh satu April, dan seketika wanita-wanita perkasa bermunculan di tiap jengkal tanah nusantara. Menjadi simbol perjuangan dan kepahlawanan, wanita-wanita yang melakukan apa yang biasa dilakukan oleh para lelaki. Berperang seolah bermusuhan dengan lawan jenisnya dan dipuja-puja.


Padahal, Kartini hanya ingin sekolah.

1 comments:

Anonim mengatakan...

Hanya ingin mengatakan apa blog besar Anda tiba di sini! Saya telah sekitar untuk cukup banyak waktu, tapi akhirnya memutuskan untuk menunjukkan apresiasi saya dari pekerjaan Anda! Thumbs up, dan tetap pergi!